Terungkap Jenazah Temanggung : Ibrahim Bukan Noordin (ket. Pers Polisi)

Ibrahim

Ibrahim

Ternyata betul dugaan banyak orang bahwa yang ditembak dan dibombardir polisi selama 18 jam itu bukan Noordin M. Top tapi Ibrahim, “Identifikasi di Cilacap nggak cocok. Cilimus cocok. Jadi jenazah di Temanggung adalah Ibrohim,” kata Ketua DVI Polri Brigjen Pol Eddy Saparwoko dalam jumpa pers di RS Polri,  Sekadar diketahui, Cilimus, Kuningan, Jawa Barat adalah tempat keluarga Ibrohim menetap selama ini. Istri Ibrohim Suci Hani beserta 4 anaknya tinggal di Desa Sampora, Kecamatan Cilimus, Kuningan. Ibrahim adalah Florist yang setelah peladakan Bom di JW Marriote menghilang. Baca lebih lanjut

NOORDIN vs POLISI skor 2:0

Selang beberapa menit dari keberhasilan Densus 88 menaklukkan teroris di rumah moh. Djahri di desa Kedu Temanggung, ada pengamat politik mengatakan “Kalau dulu waktu ledakan Bom di JW Marriote dan RiztCalton POLISI KECOLONGAN tapi sekarang NOORDIN M. TOP YANG KECOLONGAN”

Tapi sekarang semua tahu bahwa yang terbunuh di rumah Pensiunan Guru SD itu bukan Noordin M. Top, terus bagaimana merubah pola kalimat di atas……
ada beberapa hal yang menarik saya: Baca lebih lanjut

Hasil Test DNA: Ternyata Bukan Noordin

Episode pencarian Noordin M Top sepertinya bakal terus bersambung. Sebab, sesosok mayat yang tewas usai penggerebekan Densus 88 di Temanggung, Jawa Tengah bukanlah gembong teroris yang paling dicari polisi, melainkan florist Hotel Ritz Carlton Ibrohim.

“Bahwa jenazah yang diduga Noordin ternyata bukanlah Noordin. Tapi, melihat mukanya itu diduga Ibrohim,” ujar sumber kepolisian yang tidak ingin disebutkan namanya… Baca lebih lanjut

18 88 Angka Misteris Teroris

Entah kebetulan atau tidak, yang pasti pelaku Bom di JW Marriote Jakarta yang check in 2 hari sebelumnya sewaktu memesan kamar dia memaksa untuk menempati kamar 1808 walaupun sebelumnya ditawari 2 kamar, mereka menyewa kamar itu selama 2 hari dengan harga sewa $ 340,00. pemilihan nomor ini bukan tidak dasari, bukan asal-asalan, tapi mereka mengisyarakt bahwa pada tanggal 18 bulan 08 mereka akan melakukan aksi bom bunuh diri terbesar dalam sejarah bom di indonesia, tidak tanggung-tanggung target mereka adalah Baca lebih lanjut

Siapa Bilang Noordin M. Top Mati….

Penangkapan teroris yang dramatis akhirnya harus diakhiri dengan meninggalnya 4 orang yang salah satunya diduga gerbong teroris yang selama ini dicari polisi yakni Noordin M. Top, pengepungan rumah Mohzahri yang dimulai hari Jumat sore dan berakhir hari sabtu pukul 9.50 WIM, Polisi khususnya Densos 88 anti Teror terkesan sangat hati-hati dalam melumpuhkan 4 kawanan teroris yang ada dalam rumah mohzahri karena besar keinginan polisi untuk menangkap mereka hidup-hidup….
sementara itu SD Negeri 3 Kedu Kec. Kedu Kab, Temanggung diluburkan karena jalan akses ke sekolah tersebut ditutup oleh Polisi…. adegan bak film ini ditonton ribuan warga sekitar desa Kedu, masyarakat sangat antusias sekali mengikuti perkembangan penangkapan ini, masyarakat yang menonton juga berdorak dan tepuk tangan jika terdengar suara tembakan yang mengarah ke rumah Mohzari….
Peristiwa ini patutu ditulis sebagai sejarah, dan beruntunglah masyarakat yang melihat langsung adegan tembak-tembakan ini….takut kehilangan momen bersejarah ini tidak ketinggalan Baca lebih lanjut

Misteri Bunga dan Teror Bom

Sepintas tak ada hubungannya usaha bunga segar dengan aksi teror bom kelompok Noordin M Top. Namun jika dicermati, sejumlah kota di Indonesia yang disinggahi teroris maupun aktivitas para anggotanya kerap terkait dengan bunga. Sinyal apa sebenarnya yang mereka kirimkan?

Seperti yang diutarakan pengamat intelijen Dynno Chressbon “Persiapan bom Marriott-Ritz dilakukan dua tahun lalu. Saat polisi melakukan pengejaran, kelompok teroris selalu berada di daerah yang terkait dengan bunga,”

Menurut Dynno, pilihan para teroris itu bukan tanpa alasan.

Bom yang diselipkan di Bunga

Bom yang diselipkan di Bunga

,” tandasnya.

Kota Bandung, misalnya, pernah disinggahi Noordin M Top bersama rekannya Tohir. Pada 4 Agustus 2003 atau sehari sebelum Hotel JW Marriott diledakkan, Noordin dan Tohir pindah ke Bandung dan tinggal di kawasan Cibadung Raya. Setelah Asmar Latin Sani meledakkan bom Marriott I, Azahari dan Ismail yang tadinya berada di Jakarta kemudian menuju kota kembang yang juga dijuluki Paris van Java itu. Baca lebih lanjut

Polisi…Hacker aku minta Bantuanmu

Mengapa sampai saat ini Polisi belum bisa menemukan siapa punulis blog Bushro(http://mediaislam-bushro.blogspot.com) , apa karena memang polisi enggan untuk mengungkapnya atau polisi memang tidak mampu membongkarnya, malah ada keterangan memilukan….

“Saya minta justru mungkin kan banyak hacker yang pintar di Indonesia, ayo buktikan bela bangsa dan negara. Cari itu semua. Beri informasi supaya tertangkap nanti,” sebut Kadiv Humas Polri Irjen Pol Nanan Sukarna di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (31/7).

Menurut mantan Kapolda Sumatera Utara ini, kepolisian melalui unit cyber crime masih melacak siapa pengendar pengakuan gembong teroris asal Malaysia tersebut. “Mudah-mudahan bisa dilacak. Kalau sudah tahu nanti akan diumumkan,” tuturnya.

Padahal polisi khususnya DENSUS tahun ini mendapatkan dana Milyaran dari USA dan Australia, ada pertanyaan besar Pak di seluruh Rakyat Indonesia….. Tumpas saja jangan sungkan-sungkan walaupun ada mantan Jenderal yang terlibat… Rakyat Indonesia akan mendukungmu…….