Ternyata Android Banyak Kelemahannya

Semakin banyak bukti yang menyatakan kerentanan OS Android. Benarkah? Contoh terbaru, para peneliti menemukan bahwa iklan di OS Android ternyata dapat berdampak buruk bagi penggunanya.

Dengan mengkombinasikan 100 ribu aplikasi yang dipilih secara acak dari Google Play, tim peneliti North Carolina State University menemukan bahwa 48.139 dari library iklan yang digunakan oleh aplikasi-aplikasi tersebut melacak lokasi GPS pengguna. Sebanyak 18.575 melacak identitas di ponsel, 4.190 membiarkan para pengiklan melacak pengguna melalui GPS dan 4.047 mengakses perangkat pengguna melalui nomor telepon.

Lusinan dari ‘ad library’ (library iklan) meng-generate iklan onscreen dengan aplikasi yang berhubungan. Ketika pengguna mengklik iklan tersebut, maka sang pembuat aplikasi bakal mendapat bayaran. “Salah satu dari library ini yang disebut sebagai ‘energysource’, menggunakan metode me-loading kode dari internet,” ujar Xuxian Jiang, Profesor dari North Carolina University.

Meski para ilmuwan tidak mendeteksi perilaku yang mencurigakan pada aplikasi tersebut, namun mereka mengatakan bahwa hal itu merupakan ancaman keamanan dengan memungkinkan kode tersebut untuk diunduh dan dijalankan.

Dari 100 ribu aplikasi, 297 aplikasi berisi kode iklan, yang membolehkan ponsel untuk menjalankan kode yang diunduh dari internet, hingga memungkinkan terjadinya celah bagi software mencurigakan untuk masuk.

Sebelumnya banyak laporan menyebut bahwa Android merupakan salah satu platform yang rentan terhadap serangan malware. Dari penelusuran data INILAH.COM, masalah malware di OS Android kini semakin meresahkan. Sebelumnya pada Juli 2011 firma Lookout Mobile Security menemukan 4 aplikasi yang mengandung malware.

Firma Global Threat Center juga menyebut bahwa malware mobile juga semakin pesat pertumbuhannya. Selain itu, firma Jupiter Network juga melaporkan kenaikan sebesar 472 persen dalam jumlah virus baru.

McAfee pun selaku produsen perangkat antivirus melaporkan bahwa semua malware baru yang tumbuh dan lahir pada kuartal tiga tahun ini semuanya ditujukan platform OS Android.

Pada laporan kuartal ketiganya, McAfee menunjukkan bahwa pertumbuhan malware OS Android dapat terus berkembang.

Menurut McAfee malware-malware yang tumbuh memang sengaja dibuat untuk menyerang OS Android, dan angkanya pun naik sebesar 37 persen. Angka-angka ini menunjukkan bahwa 2011 merupakan tahun tersibuk dalam sejarah malware dunia.

“Hampir semua mobile malware pada Q3 menyerang Android. Ini juga mengikuti pertumbuhan sebesar 76 persen dalam pertumbuhan malware Android pada Q2 2011,” tulis pihak McAfee di laporannya.

Pada akhir 2010 lalu, McAfee memprediksi bahwa jumlah malware akan mencapai angka 70 juta buah pada akhir 2011, namun prediksi tersebut direvisi hingga mencapai angka 75 juta buah.

Selain itu, pihak McAfee juga mengatakan bahwa para pembuat malware saat ini memanfaatkan kepopuleran Android pada kuartal tiga tahun ini, karena semua malware baru yang tercatat di periode ini, semuanya mengarah pada OS Android.

“Salah satu bentuk malware terpopuler untuk penipuan pada Q3 adalah Trojan yang mampu mengirim SMS dan mengumpulakan informasi pengguna serta mencuri uang. Sementara bentuk yang terbaru adalah malware yang mampu merekam pembicaraan dan mem-forward-nya ke sang peretas,” ungkap pihak McAfee.

Beberapa malware lainnya yang mungkin sudah akrab dengan pengguna adalah antivirus palsu, Autorun, Trojan pencuri password, dan lain-lain. Sampai saat ini menyerang melalui web merupakan cara terbaik bagi para peretas untuk melakukan kesenangannya, entah itu melalui malware ataupun membuat situs phising. Meskipun begitu, McAfee menulis bahwa ‘situs-situs jahat’ saat ini sudah banyak berkurang dari yang tadinya 7.300 buah (Q2, 2011) hingga 6500 (Q3, 2011)

Satu Tanggapan

  1. ternyata, gini ya android ini..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: