Mudah-Mudahn Pengaduan ini tidak dihapus Admin

Ada hal yang Aneh di web www.lumajang.go.id yang menyediakan pengaduan masyarakat lewat web tersebut, pada pilihan list tujuan pengaduan tidak tersedia pilihan pengaduan kepada Bupati, sehingga bisa menimbulkan multi tafsir ada yang menduga bahwa Admin takut pada Bupati, Bupati tidak mau mendengar dan melihat pengaduan masyarakat karena bisa mengganggu ketenangannya, dan macam-macam dah, silahkan anda tafsirkan sendiri

Pengaduannya yang saya tulis juga saya copy disinii, saya ragu apa pengaduan saya di tayangkan atau malah di delete, dan juga saya ragu apa pengaduan saya juga ditindaklanjuti, kita tunggu bersama-sama ya….

INILAH PENGADUANNYA

Mudah-mudahan pengaduan ini tidak salah alamat, karena admin tidak memberi pilihan pengaduann langsung ke Bupati.

padahal Bupati juga perlu untuk mendengar keluhan-keluhan langsung dari masyarakat, Bupati juga seyogyanya pasang Mata dan Telinga untuk melihat dan mendengar langsung permasalahan terutama permasalahan tindakan yang tidak terhormat para aparatur di bawah kepemerintahannya…

mudah-mudahan admin bisa bersikap dewasa sehingga pengaduan ini tidak didelete

ISI PENGADUAN

Telah terjadi penyalahgunaan Dana PNPM yang dilakukan oleh Oknum Kepala Desa, yakni saudara Halil Kusuma Kepala Desa Ranuwurung, Dana yang diselewengkan adalah Dana SPP dari Program PNPM, walau sesungguhnya penyalahgunaan dana SPP PNPM di Kecamatan Randuagung bukan hanya dilakukan oleh Kepala Desa Ranuwurung tetapi juga dilakukan oleh pengurus UPK, tetapi penyalahgunaan dana yang dilakukan oleh para pelaku PNPM bukan domain pemerintah kabupaten, namun jika pelakunya adalah Oknum Kepala Desa berarti ini domain pemerintah kabupaten, karena ini adalah perbuatan yang sangat tidak terhormat dan sangat memalukan, mohon untuk ditindak tegas  karena setelah saya pelajari Berita Acara Pemeriksaan yang dilakukan oleh para pelaku PNPM tingkat Kabupaten yang juga ditandatangi Camat Randuagung sudah masuk ranah HUKUM PIDANA (BAP bisa diminta di CAMAT Randuagung BAP dan bisa didownload disini), semestinya Pemerintah Lumajang lebih proaktif lagi dalam mengawal Program PNPM dan belajar dari kasus di Balcklistnya Kecamatan Klakah dari PNPM, hal ini terjadi karena lemahnya Pembinaan dan Pengawasan Pemerintah Kabupaten kepada para Oknum Kepala Desa dan aparat-aparatnya.

Dan satu lagi saya tidak pernah mendengar dan melihat teguran kepada Kepala Desa dan Aparat-aparatnya yang sering tidak masuk kantor sehingga praktis pelayanan kepada masyarakat tidak berjalan sebagaimana mestinya, dan bahkan sbelakngan ini  lebih dari 200 pengajuan akta tanah mengendap lebih dari 2 tahun, padahal pengurusan Akta Tanah yang difasilitasi Kepala Desa dan Aparatnya bukanlah proses administrasi yang memerlukan waktu sampai 2 tahun lamanya, hal ini terjadi lagi-lagi karena ada pembiaran oleh Aparat atau Atasan Langsung, mulai dari Camat dan Bagian Pemerintahan Desa Kab. Lumajang sehingga pembinaan dan pengawasan praktis tidak berfungsi dan ini bukan hanya isapan jempol belaka… Karena saya yakin bahwa pengaduan ini juga akan menjadi sampah dan hanya mempercantik situs lumajang.go.id saja, tidak akan ada tindak lanjut dengan beribu alasan…

Pengaduan ini juga akan kami tulis di Blog https://sudutp4nd4ng.wordpress.com dan apabila pengaduan ini tidak juga diindahkan kami akan menulis di media masa. Untuk Admin tolong disertakan aturan  atau Keputusan Daerah, atau Keputusan Bupati atau apa saja namanya, yang mengatur tentang tidak tercantumnnya Pilihan List Pengaduan kepada Bupati Lumajang, karena Bupati Lumajang juga milik kami masyarakat Lumajang, Bupati juga berhak dan berkewajiban mendengar pengaduan dari masyarakat dari semua kalangan.

Satu Tanggapan

  1. saya putra kutai kartanegara , yah begitulah ,kenyataan yg selalu terjadi yg kita anggab baik blm tentu di tanggapi dg baik ,kita lapor di anggap kita iri,gak lapor nyakiti hati inilah akibat kematian idealisme.saya juga pernah menyampaikan pengaduan ke suatu situs layanan pengaduan yg terkait,kala itu ada aparat kelurahan memasang plang semenisasi pagi di pasang sore di lepas ,awalnya saya kira salah pasang saya cari datanya di simda e ternyata emang benar itu tempatnya dg anggaran 22.500.000,- tapi gak pernah ada material yg masuk lau saya sampaikan kepada yg terkait baik via email,sms,maupun tlp dg menyertakan identitas saya yg jelas bahkan via tlp saya siap bersaksi karena saya pegang data simda juga photo pemasangan plang oleh aparat kelurahan .tapi sampai kini nggak ada realisasi malah yg bersangkutan naik jabatan.akhirnya saya beropini inilah akibat kematian idealisme ,90% kotak pengaduan hanya sebagai benteng mereka untuk meminimalisir penyebarannya .dan saya merasa krisis kepercayaan terhadap XXXXXXXXXX, dll.terus terang saya juga takut akan dg mudah di pengaruhi oleh orang-orang yg hiper krisis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: