Inilah Perjalanan Panjang M. Nazaruddin sehingga Akhirnya Tertangkap

Bila benar pria yang ditangkap kepolisian Kolombia adalah Nazaruddin, maka berakhirlah sudah pelarian mantan Bendahara Partai Demokrat ini. Nazar sepertinya sangat ketakutan, hingga melanglang buana hingga ke Amerika Latin.
Foto Nazaruddin di situs Interpol internasional
Beberapa sumber menyebutkan Nazaruddin ditangkap oleh interpol, namun Dubes Indonesia menyatakan Nazaruddin ditangkap kepolisian setempat. Bagaimana kisah perjalanan Nazaruddin? Berikut saya share dari detik.com
Berikut lika-liku pelarian Nazaruddin selama ini:
Senin, 23 Mei 2011
Nazaruddin diberhentikan dari Bendahara Umum Partai Demokrat (PD). Namun, beberapa jam sebelum Dewan Kehormatan PD mengumumkan pemecatannya, Nazaruddin rupanya sudah kabur ke luar negeri, tepatnya Singapura. Nazaruddin dikabarkan sempat pergi ke China, Vietnam, Kamboja dan Malaysia.
Kamis, 30 Juni 2011
KPK menetapkan Nazaruddin menjadi tersangka kasus suap wisma atlet di Kemenpora. “Baru saja ini kami tetapkan sebagai tersangka hari ini,” kata Ketua KPK Busyro Muqoddas di sela acara Milad UII dan pemberian UII Award di Kampus UII, Yogyakarta, Kamis (30/6).
Selasa, 5 Juli 2011
Kementerian Luar Negeri Singapura menegaskan Nazaruddin tak ada di Singapura. Dan hal itu telah disampaikan ke pihak berwenang di Indonesia.
“Nazaruddin tidak berada di Singapura dan sudah cukup lama tidak berada di sini (Singapura),” kata Juru Bicara Kemlu Singapura dalam situs resmi Kemlu Singapura, Selasa (5/7).
“Informasi ini telah disampaikan ke pihak berwenang di Indonesia beberapa minggu lalu, lama sebelum dia ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 30 Juni 2011,” kata Juru Bicara itu.
Rabu, 6 Juli 2011
Tersangka kasus suap Sesmenpora, M Nazaruddin dikabarkan tertangkap di Filipina. Namun akhirnya informasi ini nihil.
Nazaruddin, lantas mejeng di jajaran buronan Interpol. Dua foto Nazaruddin yang tengah memakai baju safari coklat muda dipajang di situs http://www.interpol.int, Rabu (6/7). Satu foto tampak depan dan satu foto lainnya tampak samping. Foto itu merupakan foto-foto Nazaruddin yang sering beredar di media massa Indonesia.
Jumat, 22 Juli 2011
Nazaruddin muncul di Metro TV, Jumat (22/7). Seperti yang ditampilkan Metro TV, Nazaruddin dalam rekaman gambar sedang berbincang-bincang dengan aktivis media sosial Iwan Pilliang. Nampak, Nazaruddin mengenakan topi anyaman berwarna coklat dan memakai baju berwarna putih.
Saat diwawancara, Nazar terlihat segar bugar. Tidak tampak tanda-tanda fisiknya melemah karena sakit seperti dikabarkan sebelumnya.
Sabtu, 23 Juli 2011
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok memastikan posisi M Nazaruddin saat wawancara dengan Iwan Piliang. Berdasarkan laporan polisi, mantan bendahara umum Partai Demokrat tersebut ada di Argentina.
“Semalam ternyata dia ada di Argentina, Amerika Latin. Dilacak oleh Polri, kita dapat laporannya,” kata Mubarok di sela-sela Rakornas PD di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/7).
Senin, 1 Agustus 2011
Nazaruddin dikabarkan ditangkap di Kuala Lumpur. Seorang sumber detikcom menyatakan penggerebekan Nazaruddin di Kuala Lumpur itu dilakukan oleh pihak interpol dan polisi dari Indonesia, Minggu (31/7). Namun, saat petugas mendatangi suatu tempat, Nazaruddin sudah berpindah lagi.
“Dia sudah tidak ada di lokasi saat petugas datang. Ternyata dia sudah pindah,” terang sumber yang enggan disebutkan namanya, Senin (1/8).
Kamis-Jumat, 4-5 Agustus 2011
Tim gabungan KPK, Menkum HAM, Mabes Polri, Interpol, mendapat laporan adanya dugaan paspor palsu dengan menggunakan foto mirip Nazaruddin di Kolombia. Tim bergerak.
Minggu, 7 Agustus 2011
Pria yang identik dengan Nazaruddin dengan paspor palsu M Syahruddin ditangkap Interpol saat meninggalkan Kota Cartagena, Kolombia. Dubes RI di Bogota terbang ke Cartagena untuk mengecek langsung. Dubes berkoordinasi dengan Kemlu di Jakarta.
21.00-22.00 WIB
Menlu melapor kepada Menko Polhukam Djoko Suyanto.
Senin, 8 Agustus 2011
Setelah sahur
Djoko Suyanto melapor Presiden SBY soal penangkapan Nazaruddin. SBY berpesan agar Nazaruddin dijaga seketat-ketatnya dan segera dibawa pulang ke Indonesia.
Nazaruddin diterbangkan ke Bogota, ditemani Dubes RI.
Pukul 10.00 WIB
Kapolri melaporkan penangkapan Nazaruddin kepada Presiden SBY.
Pukul 14.30 WIB
Djoko Suyanto berbicara pada pers di Istana Presiden, memberitahukan kabar penangkapan Nazaruddin. Tim gabungan memverifikasi penangkapan Nazaruddin.

Satu Tanggapan

  1. Seperti kata Pepatah:
    “Sepandai-pandainya Tupai Melompat pasti Akan Jatuh Juga”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: