Sepak Terjang Ibrahim Si Florist (Janazah Temanggung)

Untuk mengobati hati yang kecewa lantaran yang disergap Densus 88 di rumah Moh. Djahri itu ternyata bukan Noordin M. Top, saya mencoba memaparkan siapa sesungguhnya Ibrahim si Florist yang terkapar di pojok kamar mandi rumah Moh. Dajhri…..

Ibrahim bekerja sebagai penata bunga di Hotel Ritz-Carlton sekitar enam bulan terakhir. Sebelum bekerja di sana, Ibrahim pernah bekerja di Hotel Mulia tahun 2002 sampai 2009. Hal ini dibenarkan oleh Asisten Direktur Komunikasi Hotel Mulia Jakarta Adeza Hamzah.

Sebagai florist, wajah Ibrahim cukup dikenal kalangan pedagang bunga di Pasar Rawabelong, Jakarta Barat. Sebab, seperti dituturkan Staf UPT Pasar Bunga Rawabelong H Somadi Salah, Ibrahim biasa membeli langsung bunga yang dibutuhkan hotel di pasar tersebut.

Ibrahim pernah tinggal di sebuah rumah kontrakan dengan ukuran tiga setengah kali lima meter di kawasan Kuningan Timur bersama enam rekan lainnya. Mereka menyewa rumah petak itu seharga Rp 700 ribu per bulan. Sekalipun demikian, kata pemilik rumah kontrakan Malik, Ibrahim masih kesulitan.

Ibrahim tinggal di rumah kontrakan ini sejak tahun 2007 hingga bulan Mei 2009. Para tetangga di sekitar rumah kontrakan ini mengaku Ibrahim jarang menampakkan diri. Mereka juga baru mengetahui nama Ibrahim melalui tayangan televisi akhir-akhir ini

Dengan bekerja sebagai florist, Ibrohim bebas keluar masuk ke Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Pria yang akrab disapa Boim juga dengan santainya memasukkan bom ke JW Marriott.

Aksi mulus Boim yang tertera di CCTV Hotel JW Marriott terlihat sejak 8 Juni 2009. Boim dengan bebas masuk mengajak Nana ke hotel bintang lima tersebut untuk melakukan survei ke Restoran Syailendra.

Dalam rekaman CCTV yang ditayangkan Polri, Boim dan Nana masuk dari dari pintu karyawan di belakang hotel. Boim mengenakan topi sementara Nana cukup tak berusaha menutupi wajahnya. Usai survei, Boim dan Nana kembali keluar dari pintu karyawan.

Pada rekaman 16 Juli 2009, Ibrohim yang juga otak pemboman 2 hotel wah di Jakarta pada 17 Juli 2009 itu masuk ke JW Marriott dengan mobil pick up. Di belakang mobil, pria berjidat lebar itu membawa 3 kardus yang berisi bom.

“Ketika sopir ingin menurunkan kardus tersebut, dilarang oleh Boim, alias Ibrohim,” ujar Kadiv Humas Polri Nanan Sukarna di RS Polri, Jakarta, Rabu (12/8).

Kemudian Boim membawa sendiri bom tersebut ke kamar 1808. Tak lama kemudian, dia turun dengan tangan kosong dan menutup bak belakang pick up tersebut. Setelah beres, kemudian mereka meninggalkan hotel.

Tepat 17 Juli 2009, pukul 07.47 WIB, Dani Permana memakai topi dengan tas punggung di depan, meledakkan diri di Restoran Syailendra. Sementara Boim sebelum bom meledak malah meninggalkan surat resign, dan lenggang kangkung keluar hotel

Selain itu, Ibrohim juga kebagian peran sebagai ‘pengantin’ alias suicide bomber yang akan meledakkan kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor. Ibrohim disiapkan dengan bom mobil dan bom rompi yang ditemukan Densus 88 di save house di Jatiasih

5 Tanggapan

  1. hmm… jadi si Ibrohim yang waktu itu meninggal di WC? meninggal dalam keadaan bohong tuh… masuk surga atau nggak ya? (ya pasti nggak lah!)

    Thanks telah mampir…. dan yang kasihan sekarang anak dan isterinya harus menanggung beban…..

  2. Iya tuh,…kasihan keluarganya,….. hrs menanggung beban seumur hidup. Semoga densus88 lebih cepat mengungkap jaringan ini biar nga ada lagi korban2 berikutnya…..

  3. lugu banget sampeyan. kenapa harus percaya?? semua berita tentang terosrisme berasal dari satu sumber: polri tok. udah gitu pake reality show termehek-mehek lagi (edisi temanggung). publik kita terlalu bodoh..

    • Lha, kenapa harus gak percaya dgn berita2 polri? Percaya tidak percaya itu bukan masalah, tapi sejauh mana kita bisa kritis terhadap kedua pihak, baik teroris maupun polri itu sendiri. Teroris jelas salah dan tidak perlu diberikan tone pembelaan, pembenaran atau semacamnya. Publik harus disadarkan stand point ini, bahwa terorisme – dgn atau tanpa label agama – adalah salah dan kriminal. Urusan ideologi tidak usah terlalu dihiraukan, yang penting tindakan ini sudah murni pidana kejahatan luar biasa yg meresahkan. Butuh langkah dan keputusan luar biasa untuk memusnahkannya …

  4. Nice blog!, klo tidak keberatan mohon kunjungi site saya @ toko bunga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: