Mengapa Saya Jadi Teroris (3)

Tulisan ini adalah sambungan tulisan saya sebelumnya (Mengapa Saya Jadi Teroris 1 dan 2), aada yang perlu kita pahami tulisan ini semata-mata untuk mengenal lebih jauh tentang Teroris sehingga kita bisa turut serta menyadarkan saudara-saudara kita yang termakan isu dan doktrin yang menyempitkan pemikiran mereka……..mungkin selama ini kita hanya sibuk dengan rutinitas kita sendiri, padahal para Teroris terus bergerak mencari pengikut-pengikut baru dengan doktrin-doktrin yang mencengangkan….walaupun secara langsung bukan tanggung jawab kita tapi tidak salahnya mari kita ikut serta walaupun sekecil apapun untuk menyadarkan mereka ke jalan Rahmatan Lil Alamin…..

Setelah lengsernya Orde Baru yang dilanjutkan dengan pemerintah reformasi banyak sekali harapan yang dibebankan pada roda pemerintahan reformasi ini, bangsa Indonesia berada pada masa peralihan peradaban yang sebelumnya banyak apresiasi anak bangsa terganjal kekuatan tangan besi, setelah dibukan kran demokrasi yang sesungguhnya, banyak hal yang terjadi pada awalnya nuansa euforia reformasi berjalan dengan harapan reformasi itu sendiri, tapi lama kelamaan reformasi tidak lagi terlihat sebagai harapan untuk menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang bermartabat.

Pendidikan politik indonesia berjalan dengan baik, bahkan duniapun mengakui bahwa bangsa Indonesia telah berhasil menjadi bangsa yang bisa menjunjung tinggi demikrasi dengan berhasilnya Pilpres melalui pemilihan langsung. Namun sisi negatif dari demokrasi ini banyak yang memanfaatkan, karena semua eleman bangsa bebas berbicara tentang politik dan pemerintahan, bukan hanya para politis yang sibuk membicarakan politik praktis bahkan lapisan masyarakat yang paling bawahpun tidak mau kalah dengan wakil mereka di DPR, DISINILAH Doktrin Teroris ditanamkan pada otak-otak kader-kader mereka, mereka dijejali semua titik lemah pemerintahan yang sedang berkuasa baik secara regional dan nasional, sehingga mereka dihalalkan untuk memporak-porandakan pemerintah dan bangsa Indonesia.

4 Tanggapan

  1. Kondisi yang menyedihkan ya ? :)

  2. well…….informasi yg sangat berharga neh Bro, sangat informatif, kereen…daftar jd pengunjung langganan ya, thanks!

  3. Teroris oh teroris…. menyedihkan… :(

  4. Islam tidak pernah mengajarkan umatnya untuk membunuh tanpa hak, apalagi sasarannya tdk jelas, seharusnya islam yg rahmatan lilalamin dpt menaungi dan mensejahterakan seluruh kaum muslimin serta non muslim, tetapi apa kenyataan yg kita saksikan sekarang adalah terbalik 360 derajat akibat tidak diterapkannya syariat islam..Amerika dan sekutunya dengan seenaknya menghancurkan negeri kaum muslimin dengan alasan DEMOKRASI , padahal demokrasi tdk pernah ada dalam islam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: